Sajak Siang Kembali Pulang

Sumber gambar: https://www.idntimes.com/



Siang Kembali Pulang

Sayang...
Mentari terpancar,
debu semakin bertaburan,
Adakah keinginan untuk meneduh?

Sayang...
Sini, samping pundakku ada kesejukkan,
Kesejukkan yang pernah engkau senderkan,
Atas pipimu yang mulai memilu.

Lengan kiriku mulai basah,
Bercak air mata usai tumpah,
Namun terasa baru saja ruah,
melembabkan pundak rumah.

Sayang...
Sepotong senja, katanya
Saling berebut, aksinya
Sepotong senja untuk pacarku kisahnya.

Sayang...
Balesan Alina, cintamu tolol,
Engkau tahu?
Aku merasakannya.

Sinilah..
Jikalau benar benar pulang,
Atas siang yang menjadikan gelisah bertaburan.


Cirebon, 2019

No comments

Powered by Blogger.